Senin, 10 Oktober 2011

Fungsi Pondasi Tiang

Secara umum, pondasi tiang adalah elemen struktur yang berfungsi meneruskan beban kepada tanah, baik beban dalam arah vertical maupun horizontal. Namun demikian fungsi pondasi tiang lebih dari itu dan penerapannya untuk masalah-masalah lain cukup banyak, diantaranya:


  1. Untuk memikul beban-beban dari struktur atas;
  2. Untuk menahan gaya angkat (up-lift force);
  3. Untuk memadatkan tanah pasiran dengan cara penggetaran. Tiang ini kemudian ditarik lagi;
  4. Untuk mengurangi penurunan; 
  5. Untuk memperkaku tanah di bawah pondasi mesin, mengurangi amplitude getaran dan frekuensi alamiah  dari system; 
  6. Untuk memberikan tambahan faktor keamanan, khususnya pada kaki jembatan yang dikhawatirkan mengalami erosi; 
  7. Untuk menahan longsoran atau sebagai soldier piles.


Suatu faktor keamanan biasanya digunakan untuk menghindari penurunan secara berlebih yang dapat membahayakan struktur di atasnya. Pondasi tiang juga digunakan untuk menahan beban miring, beban lateral atau gaya angkat (up-lift) dan momen.

Pondasi tiang memperoleh daya dukungnya dari gesekan antara selimut tiang dengan tanah dan dari tahanan ujungnya. Kedua komponen tersebut dapat bekerja bersama maupun terpisah, namun demikian pada suatu pondasi tiang umumnya salah satu dari komponen tersebut dapat lebih dominan. Tiang yang memiliki tahanan ujung lebih tinggi dari tahanan selimutnya disebut tiang tahanan ujung (tip bearing piles) sebaliknya bila tahanan selimutnya lebih tinggi maka disebut tiang gesekan (friction piles).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar